Resensi Buku: Kronik ’65

Vivere Pericoloso. Begitulah kata Bung Karno dalam pidato kenegaraan peringatan HUT 17 Agustus pada 1964. Tahun-tahun ini hingga berikutnya akan menjadi berbahaya, setidaknya begitulah apa yang terjadi dalam catatan sejarah bangsa ini. Sebenarnya, berbagai rentetan peristiwa bersejarah telah terjadi sejak 1963 dan berlanjutnya hingga tahun setelahnya hingga puncaknya pada 1965. Di tahun ini, terjadilah peristiwa terkutuk dalam sejarah negeri ini, peristiwa itu dikenal sebagai Gerakan 30 September atau G30S.

Imajinasi Sejarah

Imajinasi dalam sejarah bukanlah imajinasi liar, tetapi tetep berdasarkan pada bukti dan fakta. Dasar kinerja di dalam penyusunan sejarah itu, adalah fakta-fakta baik berupa peninggalan-peninggalan maupun dokumen-dokumen. Tanpa fakta, maka uraian itu tidak merupakan sejarah, tetapi dongeng atau cerita khayal.

Kritik dalam Sejarah

Kritik menurut beberapa sumber adalah Sebuah kegiatan pengujian secara kritis terhadap sumber-sumber sejarah yang telah ditemukan, untuk memperoleh otentisitas dan kredibilitas. Kritik dalam mencari sumber dalam Sejarah juga terbagi atas dua Jenis yakni Kritik Ekstern dan Kritik Intern.

Heuristik dalam Sejarah

Heuristik sebagai tahapan / kegiatan menemukan dan menghimpun sumber, informasi, jejak masa lampau. Jadi, heuristik merupakan tahapan proses mengumpulkan sumber – sumber sejarah. Di samping sumber tertulis, terdapat pula sumber lisan. Dalam penulisan sejarah tahapan ini merupakan yang pertama dan paling penting bahkan menjadi pertimbangan apakah sejarah yang ditulis valid atau tidak.